Sumatera Barat, faktacepat.id — Ketua Umum Kesatuan Mahasiswa Peduli Kebijakan Sosial (KMPKS), Agung Maulana, secara tegas mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memberikan atensi langsung terhadap aspirasi masyarakat Nagari Inderapura, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Desakan ini menyangkut kebutuhan mendesak akan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jembatan yang menjadi nadi utama perekonomian warga setempat.
Jembatan penyeberangan di wilayah Nagari Inderapura tersebut memegang peran krusial dalam menghubungkan kawasan pemukiman, sentra pertanian, hingga akses pendidikan. Namun, kondisi fisik jembatan saat ini dinilai sangat memprihatinkan dan tidak lagi optimal untuk menampung mobilitas harian masyarakat.

”Kami meminta Bapak Presiden Prabowo Subianto agar mendengar langsung jeritan dan aspirasi masyarakat di Nagari Inderapura,” ujar Ketua Umum KMPKS, Agung Maulana, dalam keterangan resminya. “Infrastruktur dasar seperti jembatan ini adalah prioritas mendesak. Tanpa penanganan langsung dan cepat dari pemerintah pusat, akselerasi ekonomi masyarakat akan terus terhambat.”
Lebih lanjut, Agung menekankan bahwa akses jembatan yang layak bukan sekadar sarana transportasi biasa, melainkan jaminan keselamatan—khususnya bagi anak-anak yang pergi bersekolah serta para petani yang mendistribusikan hasil panen keluar-masuk desa. Pihaknya menegaskan komitmen KMPKS untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi warga Nagari Inderapura tersebut.
Atas kondisi ini, KMPKS berharap Kementerian Pekerjaan Umum (PU) beserta kementerian terkait di bawah Kabinet Merah Putih dapat segera meninjau lokasi secara langsung. Pemerintah pusat diharapkan memasukkan proyek pembangunan jembatan Nagari Inderapura ke dalam program prioritas percepatan pembangunan infrastruktur daerah.
Masyarakat Nagari Inderapura bersama jajaran mahasiswa dan tokoh pemuda setempat menaruh harapan besar agar imbauan ini segera mendapat respons positif dari Istana Negara demi terwujudnya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok Sumatera Barat.
Penulis : THD
Editor : INR




















