Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

47 Ribu Lebih BPJS PBI di Kampar Nonaktif, Dinsos Soroti Sistem Desil

badge-check

47 Ribu Lebih BPJS PBI di Kampar Nonaktif, Dinsos Soroti Sistem Desil Perbesar

KAMPAR, Faktacepat.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kampar menjelaskan penyebab banyaknya peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dinonaktifkan dalam beberapa waktu terakhir.

Kebijakan tersebut berdampak pada terhentinya pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang sebelumnya ditanggung oleh pemerintah bagi masyarakat kurang mampu.

Kepala Dinsos Kampar, Agustar, mengungkapkan bahwa jumlah warga Kampar yang tidak lagi tercatat sebagai peserta PBI mencapai lebih dari 47 ribu jiwa.

Ia menegaskan, kondisi ini tidak hanya terjadi di Kampar, melainkan juga dialami daerah lain di Indonesia.

“Ini terjadi secara nasional, bukan hanya di Kampar saja,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Menurutnya, penonaktifan tersebut berkaitan dengan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam sistem ini, masyarakat dibagi ke dalam kategori desil, mulai dari desil 1 hingga desil 10.

Peserta PBI umumnya berasal dari kelompok desil 1 sampai 5. Namun, ketika data terbaru menunjukkan adanya peningkatan kondisi ekonomi sehingga masuk ke desil 6 atau lebih, maka status kepesertaan PBI otomatis dinonaktifkan.

“Kalau sebelumnya masuk desil 1 sampai 5, lalu naik ke desil 6, maka tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan iuran,” jelasnya.

Agustar juga menyoroti penggunaan parameter yang dianggap seragam dalam penentuan desil di seluruh daerah. Padahal, menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat di tiap wilayah memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Ia mencontohkan perbedaan biaya hidup dan kemampuan memenuhi kebutuhan dasar antara daerah seperti Kampar dengan wilayah di Pulau Jawa yang tidak bisa disamakan begitu saja.

Karena itu, pihaknya menilai perlu adanya penyesuaian kebijakan agar penentuan kategori kesejahteraan lebih mencerminkan kondisi riil di masing-masing daerah.

Penulis : YZA

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tak Sekadar Menerangi, PLN UID Riau dan Kepri Kucurkan Rp531 Juta untuk Aksi Sosial di HLN ke-81

28 Okt 2026 - 17:55 WIB

Tak Sekadar Menerangi, PLN UID Riau dan Kepri Kucurkan Rp531 Juta untuk Aksi Sosial di HLN ke-81

Hari Listrik Nasional ke-81: PLN Perkuat Peran Kelistrikan untuk Kemandirian Bangsa dan Akselerasi Energi Hijau

28 Okt 2026 - 17:49 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81: PLN Perkuat Peran Kelistrikan untuk Kemandirian Bangsa dan Akselerasi Energi Hijau

GM PLN UID Riau-Kepri: Sinergi dengan Kejati Riau Kunci Keandalan Operasional dan Pelayanan Publik

28 Okt 2026 - 17:44 WIB

GM PLN UID Riau-Kepri: Sinergi dengan Kejati Riau Kunci Keandalan Operasional dan Pelayanan Publik

PDC Raih 48,2 Juta Jam Kerja Aman, Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Program ‘Salam Lima Jari’

28 Okt 2026 - 17:39 WIB

PDC Raih 48,2 Juta Jam Kerja Aman, Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Program ‘Salam Lima Jari’

Perkuat Sinergi di Momentum HLN ke-81, PLN UID Riau dan Kepri Silaturahmi ke Pemprov Riau

28 Okt 2026 - 17:34 WIB

Perkuat Sinergi di Momentum HLN ke-81, PLN UID Riau dan Kepri Silaturahmi ke Pemprov Riau
Trending di News