Liga Champions : Hansi Flick Nilai FC Barcelona Terlalu Sering Kehilangan Bola Usai Ditahan Newcastle United

Faktacepat.id – Pelalawan, Pelatih FC Barcelona, Hansi Flick, menilai timnya terlalu sering kehilangan penguasaan bola saat bermain imbang 1-1 melawan Newcastle United pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League musim 2025/2026. Laga tersebut berlangsung di St James’ Park, Newcastle, pada Rabu dini hari WIB.

Flick mengatakan kesalahan dalam penguasaan bola membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan dan justru memberi peluang bagi Newcastle untuk memanfaatkan situasi tersebut.

“Kami terlalu sering kehilangan bola dan melakukan banyak kesalahan. Itu memang yang diinginkan Newcastle. Mereka sangat berbahaya ketika berhasil merebut bola dan langsung melakukan transisi serangan,” ujar Flick seperti dikutip dari laman resmi Barcelona.

Data dari situs statistik sepak bola FotMob menunjukkan bahwa Barcelona kurang efektif saat melepaskan umpan panjang. Dari 16 percobaan, hanya sekitar 30 persen yang berhasil mencapai sasaran.

Sebaliknya, Newcastle tampil cukup disiplin dalam bertahan. Tim tuan rumah tercatat melakukan tujuh intersepsi dan memenangkan sekitar 57 persen duel udara dari total 16 percobaan.

Meski demikian, Flick tetap mengapresiasi performa lini pertahanan Barcelona. Menurutnya, para pemain mampu menunjukkan kerja keras dengan mencatatkan 29 tekel, tujuh blok tembakan, serta 35 sapuan bola sepanjang pertandingan.

Pelatih asal Jerman tersebut juga menegaskan bahwa timnya akan melakukan evaluasi agar dapat tampil lebih baik pada laga berikutnya.

“Pertandingan hari ini berjalan sangat intens. Ketika kami mampu menguasai bola, permainan terasa lebih mudah, tetapi hal itu tidak berlangsung lama. Kami akan menerima hasil ini, melakukan analisis, dan berusaha tampil lebih baik pada pertandingan selanjutnya,” kata Flick.

Pertandingan leg pertama berakhir dengan skor 1-1. Gol Newcastle dicetak oleh Harvey Barnes pada menit ke-86, sementara Barcelona menyamakan kedudukan lewat penalti Lamine Yamal pada menit 90+6.

Hasil tersebut sedikit menguntungkan Barcelona karena leg kedua akan digelar di Camp Nou pada Kamis (19/3) dini hari WIB.

Di sisi lain, Newcastle harus menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Barcelona yang terkenal dengan dukungan besar dari para suporternya. Jika berhasil melaju ke babak delapan besar, itu akan menjadi pencapaian bersejarah bagi Newcastle karena untuk pertama kalinya klub tersebut mencapai perempat final Liga Champions.

Penulis : YZA

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *