Viral, Pejabat Pemkab Bangkalan Tertangkap Nonton Drama China Saat Sidang Paripurna

BANGKALAN, Faktacepat.id – Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, mulai dari kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Sekretaris Daerah, menjadi sorotan setelah terekam kamera tertidur dan sibuk menonton drama China saat sidang paripurna berlangsung.

Peristiwa tersebut terjadi di ruang rapat DPRD Bangkalan ketika Bupati Lukman Hakim menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ). Video yang memperlihatkan kejadian itu pun viral di media sosial.

Saat sidang memasuki agenda penting, yakni penyampaian pandangan fraksi, perhatian sejumlah pejabat justru terpecah. Ismet Effendi terlihat tertidur di kursinya, sementara pejabat lainnya tampak sibuk dengan ponsel masing-masing.

Beberapa di antaranya bahkan terlihat bermain gim hingga menonton serial drama China, alih-alih menyimak jalannya sidang yang membahas evaluasi kinerja pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lukman Hakim mengaku kecewa dan menyayangkan sikap anak buahnya yang dinilai tidak menghormati forum resmi. Ia menegaskan akan memberikan teguran keras kepada para pejabat yang terlibat.

“Ini forum penting untuk mendengarkan masukan dan rekomendasi dari DPRD. Sikap seperti itu jelas tidak etis,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Kritik juga datang dari kalangan legislatif. Ketua Komisi I DPRD Bangkalan, Fachrurrozi, menilai perilaku tersebut dapat mengganggu jalannya pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa sidang paripurna merupakan forum strategis untuk pengambilan keputusan, sehingga harus dihormati oleh seluruh peserta.

“Jika merasa lelah, sebaiknya digantikan. Paripurna bukan tempat untuk beristirahat, melainkan untuk merumuskan kebijakan penting bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan seluruh OPD agar lebih menghargai jalannya persidangan, mengingat setiap pembahasan yang dilakukan berdampak langsung terhadap pelayanan publik di Kabupaten Bangkalan.

Penulis : SFH

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *