Studi Banding ke Batam News, SPS Riau Gali Strategi Penguatan Media Sosial dan Inovasi Pers

BATAM, FAKTACEPAT.ID – Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau, Saidul Tombang, mengingatkan seluruh pengelola perusahaan pers untuk meningkatkan kreativitas serta memperkuat kemampuan beradaptasi di tengah transisi industri media yang semakin sulit dan penuh tantangan. Pesan mendasar ini disampaikannya saat memimpin rombongan pengurus dan anggota SPS Riau bertandang ke Kantor Redaksi Batam News di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (11/10/2026).

​Kunjungan studi banding ini merupakan bagian terintegrasi dari rangkaian agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) SPS Riau yang diselenggarakan di Kepulauan Riau. Dalam kesempatan tersebut, SPS Riau berupaya menggali strategi praktis dari pengelola media lokal yang berhasil tumbuh pesat dan relevan di era digital.

​Saidul menegaskan bahwa dinamika perubahan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat menuntut pengelola media untuk tidak lagi berpuas diri dengan keterbatasan saluran konvensional atau hanya mengandalkan situs web (website) semata. Sebaliknya, integrasi yang kuat dengan media sosial menjadi kebutuhan mutlak agar media tetap berdaya saing.

​“Media sudah pada tahap sulit. Jadi, harus ada kreativitas dari kawan-kawan media. Tidak bisa melepaskan diri dari media sosial, harus mengikuti perkembangan,” ujar Saidul tegas di hadapan manajemen Batam News dan rombongan SPS Riau.

​Dalam kesempatan itu, Saidul menyampaikan apresiasi tinggi atas kiprah dan pencapaian Batam News. Didirikan sejak tahun 2013, Batam News kini telah berkembang pesat dengan didukung 20 orang personel redaksi dan nonredaksi, serta berhasil menggalang jutaan pengikut (followers) di berbagai platform media sosial.

​Menurut Saidul, raihan Batam News menjadi bukti nyata bahwa inovasi dan kecermatan membaca peluang digital mampu menjaga keberlangsungan usaha media di tengah gelombang disrupsi.

​“Kami bangga dengan kiprah seperti itu. Pengikutnya sudah jutaan. Bagaimana caranya iklim media kita ini semakin hari semakin bertahan dan bisa berkembang,” lanjut Saidul.

​Ia berharap, pelajaran serta pengalaman lapangan yang dibagikan oleh Batam News dapat memberikan perspektif dan wawasan segar bagi perusahaan-perusahaan pers anggota SPS Riau. Hal ini dinilai penting agar strategi pengelolaan media digital di Riau semakin mantap, responsif, dan siap beradaptasi dengan tren media masa depan.

​Menyambut Positif Kunjungan SPS Riau

​Kedatangan rombongan SPS Riau disambut langsung oleh CEO Batam News, Zuhri Muhammad. Menyanggapi arahan dan apresiasi dari Ketua SPS Riau, Zuhri turut memaparkan gambaran operasional serta filosofi kerja di balik keberhasilan medianya.

​Zuhri menerangkan bahwa peran situs web dan media sosial tidak saling meniadakan, melainkan saling melengkapi. Menurutnya, situs web berfungsi menjaga legitimasi dan formalitas berita, sementara media sosial bertindak sebagai akselerator penyebaran informasi yang mampu menjangkau audiens secara meluas dan instan.

​“Fokus kami bukan hanya di website, tetapi juga di media sosial. Kami ingin ikut mewarnai perkembangan media di Kepulauan Riau,” terang Zuhri.

​Ia menambahkan, kecepatan penyebaran di media sosial bahkan kerap memberi dampak yang tidak terduga, seperti menembus perhatian jejaring media tingkat nasional.

​“Media sosial itu dalam beberapa menit saja pengaruhnya sudah terasa. Sektor formal tetap di media online, sementara media sosial menjangkau keseluruhan. Bahkan, kami bisa menembus jejaring nasional karena ada yang melihat dari media sosial,” tambahnya.

​Untuk menjaga fleksibilitas dan kualitas pengelolaan konten digital tersebut, Batam News secara khusus membentuk tim pengelola media sosial yang diperkuat oleh empat orang staf utama, dibantu personel lain sehingga total tim yang terlibat mencapai enam orang.

​Zuhri menutup pertemuan dengan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kunjungan SPS Riau. Ia berharap sinergi dan ruang diskusi semacam ini dapat terus terjalin demi mendorong ekosistem media pers daerah yang kian solid, profesional, dan berkelanjutan.

Penulis : THD

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *