PASIRPENGARAIAN, Faktacepat.id — Rekaman video yang memperlihatkan layanan UGD di Puskesmas Rokan IV Koto II tidak beroperasi saat jam kerja sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Video tersebut diunggah akun Facebook Bang Anton pada Senin (30/3/2026) dan langsung menarik perhatian publik.
Menindaklanjuti hal itu, Kepala UPT Puskesmas Rokan IV Koto II, Wana Irwana SKM, memilih mengundurkan diri dari jabatannya usai dilakukan inspeksi mendadak oleh Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM. Sidak tersebut dilakukan di sela kunjungan pascabanjir di Desa Cipang Kiri Hulu pada Jumat (27/3/2026).
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) kemudian bergerak cepat dengan menyiapkan pengganti sementara guna memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal.
Setelah sidak tersebut, Wana Irwana secara resmi mengajukan surat pengunduran diri kepada Bupati Rokan Hulu. Menindaklanjuti hal itu, Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian menerbitkan keputusan pemberhentian yang berlaku mulai 6 April 2026.
Untuk mengisi posisi yang kosong, Dinas Kesehatan Rokan Hulu menunjuk Dahliati STr Keb sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala UPT Puskesmas Rokan IV Koto II. Penunjukan ini berlaku selama tiga bulan ke depan, terhitung sejak 7 April 2026.
Plt Kepala BKPP Rokan Hulu, Erfan Dedi Sanjaya SSTP MSi, membenarkan bahwa surat keputusan pemberhentian telah disampaikan kepada yang bersangkutan dan diteruskan kepada Dinas Kesehatan.
Ia menjelaskan, pengunduran diri tersebut diajukan langsung oleh Wana Irwana setelah sidak berlangsung, dengan alasan jarak tempat tinggal ke lokasi kerja yang dinilai menyulitkan pelaksanaan tugas secara maksimal.
Lebih lanjut, Erfan menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima usulan nama pengganti dari Dinas Kesehatan untuk mengisi jabatan tersebut sementara waktu.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hulu, dr Bambang Triono, mengatakan penunjukan Dahliati telah melalui koordinasi dengan Bupati. Ia berharap pejabat yang ditunjuk dapat memperbaiki kualitas layanan kesehatan di puskesmas tersebut.
Menurutnya, Dahliati dinilai memiliki pengalaman yang cukup karena sebelumnya pernah menjabat sebagai kepala puskesmas definitif di tempat yang sama.
Penulis : AWD
Editor : INR







