JAKARTA, FAKTACEPAT.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Dalam pelantikan tersebut, nama akademisi ternama Rocky Gerung serta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman turut mengisi deretan tokoh nasional yang dipercaya masuk dalam lembaga pertimbangan presiden tersebut.
Struktur kepemimpinan Wantimpres periode ini dipimpin oleh Prof. Pratikno sebagai Ketua dan Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua.
Berikut adalah daftar lengkap 26 anggota Wantimpres yang dilantik:
- Prof. Pratikno (Ketua)
- Hatta Rajasa (Wakil Ketua)
- Shinta Nuriyah Wahid
- Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab
- Bambang Soesatyo
- Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar
- Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan
- Chairul Tanjung
- Salim Segaf Aljufri
- K.H. Anwar Iskandar
- K.H. Said Aqil Siradj
- K.H. Yahya Cholil Staquf
- Philip Kuncoro Wijaya
- Budi Tanuwibowo
- Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana
- Soekarwo
- Jusuf Hamka
- Dato’ Sri Tahir
- Yusuf Wanandi
- Margarito
- Rocky Gerung
- Mohamad Hatta
- Muhammad Qodari
- Anwar Usman
- Zaki Manuputty
- Ignasius Jonan
Ulasan Singkat: Perjalanan Rocky Gerung Sebelum Menjadi Anggota Wantimpres
Masuknya nama Rocky Gerung ke dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden menjadi salah satu perhatian publik mengingat rekam jejak dan dinamika perjalanannya selama ini:
Latar Belakang Akademis dan Filsafat
Rocky Gerung dikenal luas sebagai pengamat politik, akademisi, dan filsuf. Ia lama mengajar di Departemen Ilmu Filsafat Universitas Indonesia (UI) dan menjadi salah satu pendiri Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D). Pemikirannya sering kali berfokus pada kritik akal sehat, HAM, dan kualitas demokrasi di Indonesia.
Kritikus Vokal Pemerintah
Selama bertahun-tahun, Rocky dikenal sebagai salah satu figur oposisi pemikiran paling vokal terhadap jalannya pemerintahan. Dikenal dengan diksi-diksi khasnya seperti “akal sehat” dan kritik tajam terhadap kebijakan publik, ia kerap diundang di berbagai forum diskusi, gelar wicara (talkshow) televisi, hingga mengisi seminar di berbagai kampus di Indonesia.
Gaya Komunikasi Kompromistis namun Kritis
Meskipun sering berada di garis luar pemerintahan dan melontarkan kritik keras kepada para pemegang kekuasaan, Rocky konsisten menekankan pentingnya ruang argumentasi publik. Penunjukannya sebagai anggota Wantimpres menandai babak baru, di mana gagasan dan kritiknya kini diposisikan langsung di dalam lingkaran pertimbangan strategis kepresidenan.
Penulis: YKZ
Editor: INR







