
Lapangan Voli Pokir Legislator di Batang Kabung Hancur dalam 2 Bulan, OPHILBAS dan Rumah Aktivis Sejahtera akan Desak Audit Investigatif
PADANG,21 Februari 2026. Kekecewaan pemuda di wilayah Hilalang, Kelurahan Batang Kabung, Kecamatan Koto Tangah, memuncak. Fasilitas lapangan voli yang dibangun melalui dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Padang, M. Fautiaz Fauzi, kini dalam kondisi rusak parah dan tidak dapat digunakan, padahal pengerjaannya baru tuntas kurang dari dua bulan lalu.
Wakil Ketua OPHILBAS (Organisasi Pemuda Hilalang Batang Kabung dan Sekitarnya), Ihsan Zainul, menyatakan keprihatinannya saat meninjau langsung lokasi. Menurutnya, kualitas pengerjaan lapangan tersebut sangat jauh dari standar yang layak.
“Kami sangat kecewa. Lapangan voli ini adalah aspirasi pemuda, tapi nyatanya baru dua bulan dipakai sudah hancur dan retak-retak. Ini bukan sekadar kerusakan biasa, kami menduga ada spesifikasi yang dikurangi. Anggaran rakyat melalui Pokir ini seolah terbuang mubazir tanpa manfaat jangka panjang bagi kami di Hilalang Batang Kabung,” tegas Ihsan Zainul.
Merespons keluhan tersebut, OPHILBAS resmi menggandeng Rifki Fernanda, Founder Rumah Aktivis Sejahtera, untuk mengawal kasus ini. Rifki, yang dikenal vokal dalam isu transparansi anggaran, melihat adanya indikasi penyimpangan yang lebih sistematis dalam pengelolaan dana aspirasi legislator dari Fraksi NasDem tersebut.

“Masalah lapangan voli yang rusak ini hanyalah pucuk gunung es dari carut-marutnya pengelolaan dana Pokir di sini. Kami juga menemukan indikasi kuat bahwa proyek betonisasi jalan di kawasan Pasir Jambak, yang juga berasal dari dana Pokir legislator yang sama, justru dibangun di atas lahan keluarga milik pribadinya,” ungkap Rifki Fernanda.
Rifki menegaskan akan segera mengonsolidasikan temuan ini dengan jaringan aktivis di kota Padang dan menyatakan bahwa ini bukan persoalan sederhana. “Ini adalah bentuk nyata potensi konflik kepentingan dan penyalahgunaan wewenang. Kami tidak akan tinggal diam melihat dana negara diduga digunakan untuk mempercantik lahan pribadi sementara fasilitas untuk rakyat dikerjakan asal-asalan,” tambahnya.
Koalisi OPHILBAS dan Rumah Aktivis Sejahtera dalam waktu dekat berencana mendatangi Kantor BPK Perwakilan Sumbar untuk menyerahkan bukti-bukti lapangan dan meminta dilakukan audit investigatif terhadap seluruh proyek Pokir milik putra mantan Wali Kota Padang tersebut



Entah ni bertanda apa.. kita gak tau… tp law d analisi dalam waktu berapa bulan.. banyak ke ajaiban yg di perlihat kan oleh tuhan… apa n brtnya udah murka pa tdak. Kt gak tau.. contoh kasus gelodo.. oleh apa tambang dan kayu golondongan… dan ni contoh juga.. dalam 2 bulan lapangan bola voli.. hancur n gak layak di pake.. n sebetul nya.. pertanyaan besar bg kita.. apa yg salah dalam 2 bulan hancur… apa angaran minim apa y lain2.. kita gak tau.. yg kita tau ni dana pokir… law dana pokir. Sbetul nya ada sop ny jg… sekian dan terima kasih