ROKAN HULU, FAKTACEPAT.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mempercepat persiapan program GREEN for Riau sebagai langkah menghadirkan pembiayaan alternatif melalui perdagangan karbon (carbon trading). Program ini ditujukan untuk mendanai pembangunan infrastruktur, pemulihan lingkungan, sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi warga yang menjaga hutan.
Pernyataan tersebut disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, pada Paripurna Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu di DPRD Rohul, Senin (12/10/2026).

”Alhamdulillah, kita telah menerima Surat Rekomendasi dan Persetujuan Penggunaan Standar ART-TREES dari Kementerian Kehutanan. Pemprov Riau kini sedang menyelesaikan tahapan registrasi menuju pasar karbon internasional,” ujar Zulkifli.
Zulkifli menambahkan, skema perdagangan karbon dan investasi hijau ini diharapkan dapat menyokong kebutuhan daerah serta memberi dampak finansial langsung kepada masyarakat kampung yang konsisten merawat kawasan hutan.
Selain memaparkan program karbon, Zulkifli mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pemprov Riau mengapresiasi sinergi Pemkab Rohul, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, hingga dunia usaha yang aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penulis : YKZ
Editor : INR
























