PEKANBARU, FAKTACEPAT.ID — Anggota DPRD Provinsi Riau, Sumardany Zirnata, mendorong para pelajar SMAN 16 Pekanbaru untuk tampil sebagai duta literasi digital yang mampu menyebarkan informasi positif dan memperkenalkan potensi daerah melalui karya jurnalistik.
Dorongan tersebut disampaikan Sumardany saat menghadiri Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Legislatif (FWL) DPRD Riau di SMAN 16 Pekanbaru, Jumat (30/10/2026).

Dalam arahannya, Sumardany menyoroti tantangan generasi muda di tengah derasnya arus informasi era digital. Berbeda dengan masa lalu yang terbatas oleh akses buku fisik di perpustakaan, generasi saat ini dihadapkan pada kemudahan akses informasi yang melimpah namun membutuhkan kemampuan penyaringan yang ketat.
“Sekarang informasi begitu mudah didapatkan, tetapi harus mampu kita saring. Saya berharap adik-adik bisa menjadi duta Riau sebagai pintu gerbang dunia. Apa yang kita lakukan hari ini bisa diketahui oleh seluruh dunia melalui tulisan dan karya digital. Misalnya tentang Candi Muara Takus, silakan tulis dan promosikan sejarahnya agar masyarakat luar juga mengetahuinya,” ujar Sumardany.
Ia juga menegaskan pentingnya integritas, etika, dan verifikasi fakta dalam setiap karya tulis maupun aktivitas di media sosial agar dapat dipertanggungjawabkan secara moral.
Sementara itu, Kepala SMAN 16 Pekanbaru, Nurhafni, mengapresiasi inisiatif FWL DPRD Riau yang telah memberikan edukasi literasi digital dan jurnalistik kepada siswanya. Sebagai salah satu sekolah model di Provinsi Riau, ia berharap bimbingan ini melahirkan siswa yang bijak dalam mengolah dan membagikan informasi.
“Di era digital ini, anak-anak harus dibimbing agar lebih bijak. Jangan sampai begitu menerima informasi langsung dibagikan tanpa mengetahui kebenarannya,” tegas Nurhafni, seraya berharap DPRD Riau terus memberikan dukungan terhadap pengembangan fasilitas pendidikan di SMAN 16 Pekanbaru.
Ketua FWL DPRD Riau, Nasuha, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan pemahaman dasar jurnalistik serta etika bermedia sosial agar mereka mampu memilah dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.
Kegiatan pelatihan jurnalistik ini terselenggara atas dukungan sejumlah mitra kerja strategis, di antaranya Pertamina Hulu Rokan (PHR), Riau Petroleum, PTPN IV, Bank Riau Kepri (BRK) Syariah, dan PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP).
Penulis : YLW
Editor : INR























