INDRAGIRI HULU, FAKTACEPAT.ID – Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., didampingi Bunda Literasi Kabupaten Inhu, Suci Rahmiani, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Literasi Kabupaten Inhu Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Dari Bumi Indragiri, Literasi Menggerakkan Negeri” ini dipusatkan di lingkungan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Inhu, Selasa (27/10/2026).
Festival yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 29 Oktober 2026 ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, pelajar, serta pengelola perpustakaan.

Ajang Promosi dan Peluncuran 50 Buku Karya Lokal
Dalam laporannya, Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Inhu, Venisa Dwipa Sari, S.Psi., M.Psi., menjelaskan bahwa festival ini diselenggarakan sebagai wadah mempromosikan eksistensi perpustakaan, mendongkrak minat baca masyarakat, serta memperkuat budaya literasi di daerah.
Puncak yang paling dinanti dalam festival ini adalah peluncuran 50 buku karya peserta hasil Bimbingan Teknis Penulisan Berbasis Konten Budaya Lokal yang telah digelar pada Juli 2026 lalu. Seluruh buku tersebut diterbitkan di bawah satu judul utama yang puitis, yakni “Hari Ini Cinta Bertemu di Layar, Dahulu Ia Berlayar dalam Surat Kapal.”
Kadis Venisa turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah serta Bunda Literasi atas dukungan penuh yang diberikan terhadap pengembangan literasi dan budaya membaca di Kabupaten Inhu.
Unik, Program Menulis Surat Bersama Kantor Pos Rengat
Kemeriahan Festival Literasi tahun ini diisi dengan berbagai perlombaan positif. Salah satu program yang paling menarik perhatian adalah Menulis Surat, hasil kerja sama dengan Kantor Pos Rengat.
Melalui program ini, masyarakat—khususnya anak-anak dan generasi muda—diajak kembali merasakan pengalaman merangkai kata dan menulis surat untuk kemudian dikirimkan secara resmi kepada Pemerintah Daerah melalui Kantor Pos. Inisiatif ini diharapkan mampu membangkitkan nostalgia sekaligus melestarikan tradisi tulis-menulis konvensional di tengah gempuran era digital.
Bupati Ade Agus Hartanto: Literasi Kunci Benteng Hadapi Hoaks
Dalam arahannya, Bupati Ade Agus Hartanto menekankan bahwa hakikat literasi jauh lebih luas dari sekadar membaca dan menulis, melainkan mencakup pemahaman informasi yang mendalam.
“Dahulu orang bersurat pun sudah kaya akan nilai literasi, mulai dari merangkai kata, menyusun kalimat pembuka hingga penutup,” kenang Bupati Ade.
Ia juga menyoroti tantangan besar di era modern, khususnya literasi digital bagi para pendidik dan orang tua di tengah dinamika tiga generasi yang hidup berdampingan. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis yang diasah melalui literasi adalah perisai utama untuk menangkal penyebaran informasi palsu atau hoaks.
Selain itu, Bupati mengimbau seluruh pengelola perpustakaan sekolah, desa, hingga Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Inhu agar aktif berpartisipasi memberikan data yang akurat sesuai kondisi riil di lapangan. Data yang valid dinilai krusial agar perumusan kebijakan pengembangan literasi ke depan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Ade mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan Festival Literasi Inhu 2026 berjalan sukses, lancar, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan budaya membaca di Bumi Indragiri.
Penulis : YKZ
Editor : INR




















