PEKANBARU, FAKTACEPAT.ID — Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Riau mencatat pertumbuhan yang mengesankan pada jumlah investor maupun nilai transaksi pasar modal di Provinsi Riau sepanjang tahun 2026. Sinergi yang erat bersama media massa serta masifnya program edukasi menjadi motor penggerak utama di balik lonjakan partisipasi masyarakat, khususnya dari kalangan generasi muda.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Wilayah BEI Riau, Emon Sulaeman, dalam kegiatan Media Gathering Perkembangan Pasar Modal di Riau yang diselenggarakan pada Selasa (27/10/2026).

Pertumbuhan Mendekati 100 Persen
Menurut Emon, perkembangan pasar modal di Riau dari tahun ke tahun menunjukkan grafik yang sangat positif. Pertumbuhan jumlah investor dari awal tahun hingga Agustus 2026 mencatatkan progres signifikan dan diyakini akan melampaui target pertumbuhan 100 persen pada penutupan tahun Desember mendatang.
”Untuk tahun 2026 sampai dengan bulan Agustus lalu, perkembangannya cukup bagus, bahkan hampir 100 persen pertumbuhannya. Kami yakin sampai Desember nanti pasti di atas 100 persen pertumbuhan investornya. Dari sisi transaksi juga masih on the track dan berpeluang besar menembus angka pertumbuhan 100 persen,” ujar Emon.
Berdasarkan data historis BEI Riau, jumlah Single Investor Identification (SID) Pasar Modal di Riau mengalami kenaikan pesat dalam beberapa tahun terakhir:
- Tahun 2023: 253.037 SID
- Tahun 2024: 380.482 SID
- Tahun 2025: 711.432 SID
- Agustus 2026: Tren kenaikan masif terus berlanjut dengan nilai transaksi investor mencapai Rp47,8 triliun (sebagai pembanding, total transaksi sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar Rp60,4 triliun).
Dominasi Gen Z dan Peran Strategis Galeri Investasi
Lonjakan jumlah investor di Riau saat ini didominasi oleh kelompok usia muda di bawah 30 tahun (mencapai 55,25%), diikuti oleh kelompok usia 31–40 tahun (25,39%). Dari segi latar belakang profesi, kalangan pelajar/mahasiswa mencatat porsi 19,06%, pegawai swasta 36,17%, serta pengusaha 16,51%.
Emon menjelaskan, tingginya penetrasi informasi dan penggunaan gawai yang intensif di kalangan anak muda membuka peluang besar sekaligus tantangan. Untuk mencegah fenomena investasi sekadar ikut-ikutan (FOMO), BEI Riau secara aktif menggalakkan program edukasi komprehensif melalui puluhan Galeri Investasi (GI) yang tersebar di berbagai daerah:
- Kota Pekanbaru: 21 GI
- Kabupaten Kampar: 7 GI
- Kabupaten Rokan Hulu: 4 GI
- Kabupaten Bengkalis: 3 GI
- Kota Dumai: 2 GI
- Kabupaten Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, dan Rokan Hilir: Masing-masing 1 GI
Melalui program Galeri Investasi di lingkungan kampus, sekolah, kafe, desa, hingga yayasan, BEI Riau berharap masyarakat bisa mendapatkan informasi pasar modal yang utuh, valid, dan berkualitas sehingga risiko investasi dapat dikelola dengan tepat.
Sambut CMSE 2026
Sebagai puncak dari rangkaian edukasi dan inklusi pasar modal tahun ini, BEI mengajak seluruh masyarakat Riau untuk berpartisipasi dalam ajang nasional Capital Market Summit Expo (CMSE) 2026 yang akan digelar pada 5–7 November 2026 mendatang.
Penulis : YLW
Editor : INR




















