Pekanbaru, faktacepat.id — Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Riau pada Minggu (20/9/2026) diwarnai aksi walk out oleh tiga Pengurus Daerah (PD), yakni PD KAMMI Pekanbaru, PD KAMMI Siak, dan PD KAMMI Rokan. Langkah ini diambil sebagai bentuk protes atas dugaan pelanggaran Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Konstitusi Organisasi dalam pemilihan Ketua Wilayah KAMMI Riau periode 2026–2028.
Ketua Umum PD KAMMI Pekanbaru, Arif Uttajali, S.T., menilai proses persidangan tidak transparan dan diwarnai intrik politik. Dinamika ini dipicu oleh sejumlah kejanggalan, mulai dari undangan resmi yang tidak diterima secara patut, aturan baru yang muncul mendadak di tengah forum, hingga status hak suara yang dinilai tebang pilih. Dari lima PD di Riau, panitia hanya mengakui satu PD yang memiliki hak suara penuh.
Aksi keluarnya mayoritas pengurus daerah dari ruang sidang dinilai memicu krisis legitimasi dan keabsahan kuorum Muswilub. Atas kondisi tersebut, PD KAMMI Pekanbaru bersama PD Siak dan PD Rokan mendesak klarifikasi terbuka dari pihak penyelenggara mengenai 8 poin krusial:
Dasar Hukum Aturan: Landasan organisasi atas pemberlakuan aturan-aturan baru di dalam forum.
Sosialisasi Mendadak: Alasan aturan baru disosialisasikan secara tiba-tiba saat forum berjalan.
Mekanisme Undangan: Penyebab undangan resmi tidak diterima secara patut oleh seluruh PD.
Status Hak Suara: Kepastian status dan hak pemungutan suara bagi tiap PD di Riau.
Penetapan Tunggal: Dasar penetapan hanya satu PD yang diakui memiliki suara penuh.
Keabsahan Kuorum: Pemenuhan syarat kuorum usai mayoritas PD (three-out-of-five) melakukan walk out.
Legitimasi Keputusan: Status hukum hasil keputusan yang diambil tanpa kehadiran tiga PD.
Kesesuaian AD/ART: Keselarasan seluruh tahapan pemilihan Ketua Wilayah dengan konstitusi organisasi.
Arif menegaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk menjaga muruah dan konstitusi KAMMI agar tidak tercederai oleh kepentingan politik praktis. Pihaknya meminta panitia memberikan penjelasan secara terbuka demi mencegah polemik berkepanjangan.
Hingga berita ini diterbitkan, media faktacepat.id masih mengupayakan konfirmasi dari panitia penyelenggara Muswilub KAMMI Riau untuk mendapatkan tanggapan resmi.
Penulis : YKZ
Editor : INR







