Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Mahasiswa FBN FISIP UNRI Sosialisasi Gerakan Literasi Digital di SMPN 13 Pekanbaru: Cegah Risiko Teknologi pada Siswa

badge-check

Mahasiswa FBN FISIP UNRI Sosialisasi Gerakan Literasi Digital di SMPN 13 Pekanbaru: Cegah Risiko Teknologi pada Siswa Perbesar

Faktacepat.id, Pekanbaru — Rombongan mahasiswa Program Formasi Bina Desa (FBN) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP UNRI) melaksanakan kegiatan sosialisasi literasi digital di SMP Negeri 13 Pekanbaru. Kegiatan yang menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Sukamaju ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang penggunaan teknologi yang aman, etika bermedia sosial, serta cara mengenali dan menangkal informasi palsu (hoax) di lingkungan digital.

​Rangkaian acara diawali dengan penyampaian materi interaktif mengenai empat pilar literasi digital, yaitu keterampilan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital. Dalam sesi tersebut, para mahasiswa mempraktikkan cara mengecek kebenaran informasi, mengatur privasi akun media sosial, serta menerapkan langkah-langkah sederhana untuk menjaga data pribadi. Suasana semakin hidup saat masuk ke sesi studi kasus dan tanya jawab yang mendorong siswa berpartisipasi aktif.

​Perwakilan mahasiswa FBN FISIP UNRI menyampaikan bahwa program ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

​”Kami ingin memberikan pemahaman praktis kepada adik-adik di SMPN 13 Pekanbaru agar mereka bisa memanfaatkan teknologi secara bijak, tahu cara melindungi data pribadi, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa penyelenggara.

​Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh pihak sekolah. Seorang guru SMPN 13 Pekanbaru yang mendampingi kegiatan menilai materi yang dibawakan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

​”Sosialisasi ini sangat berguna bagi siswa kami yang memang cukup rentan terhadap pengaruh teknologi masa kini. Kegiatan ini membantu anak-anak memahami risiko penggunaan gadget secara tidak bijak, sekaligus memberikan strategi praktis agar mereka lebih hati-hati di dunia maya,” ungkap guru tersebut.

​Selain edukasi teori, materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya peran guru dan orang tua dalam membimbing penggunaan teknologi anak agar manfaatnya maksimal dan dampak negatifnya dapat diminimalkan.

​Untuk memperkuat pemahaman, mahasiswa mengadakan permainan edukatif dan simulasi pelaporan konten negatif guna membiasakan siswa bertindak kritis serta bertanggung jawab secara online. Pihak sekolah pun berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus berlanjut secara berkala.

​Kegiatan ditutup dengan pembagian lembar kuesioner terkait gerakan literasi digital. Hasil dari kuesioner tersebut nantinya akan diolah untuk memetakan pengalaman serta pemahaman para siswa dalam menghadapi dinamika dunia digital. Program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya digital yang sehat, baik di lingkungan sekolah maupun di Kelurahan Sukamaju secara luas.

 

Penulis: Agung

Editor: INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Festival Literasi Inhu 2026 Resmi Dibuka, Luncurkan 50 Buku Budaya Lokal

28 Okt 2026 - 08:55 WIB

Festival Literasi Inhu 2026 Resmi Dibuka, Luncurkan 50 Buku Budaya Lokal

​BEI Riau Gandeng Media: Pertumbuhan Investor Pasar Modal Tumbuh Signifikan Jelang Akhir 2026

27 Okt 2026 - 20:16 WIB

​BEI Riau Gandeng Media: Pertumbuhan Investor Pasar Modal Tumbuh Signifikan Jelang Akhir 2026

​Ketua KI Pusat: Penolakan Kuasa di Sengketa Informasi Riau Harus Dijelaskan Terbuka

27 Okt 2026 - 18:24 WIB

​Ketua KI Pusat: Penolakan Kuasa di Sengketa Informasi Riau Harus Dijelaskan Terbuka

Kredibilitas KI Riau Dipertanyakan: Ketua Majelis Ngotot Tolak Kuasa Pemohon Tanpa Batas Aturan yang Jelas

27 Okt 2026 - 16:56 WIB

Kredibilitas KI Riau Dipertanyakan: Ketua Majelis Ngotot Tolak Kuasa Pemohon Tanpa Batas Aturan yang Jelas

Aksi Jilid II di Polres Pasaman Barat: Kapolres Dua Kali Tak Temui Massa, Aksi Sempat Memanas, Aliansi Desak Kapolres Dicopot dan Minta Kadiv Propam Mabes Polri Usut Dugaan Beking PETI

26 Okt 2026 - 22:35 WIB

Aksi Jilid II di Polres Pasaman Barat: Kapolres Dua Kali Tak Temui Massa, Aksi Sempat Memanas, Aliansi Desak Kapolres Dicopot dan Minta Kadiv Propam Mabes Polri Usut Dugaan Beking PETI
Trending di Hukum