Karhutla di Pelalawan Kian Meluas, Pemadaman Dilakukan dari Darat dan Udara

Faktacepat.id – Pelalawan, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, pada Sabtu (14/3/2026). Jumlah titik api dilaporkan meningkat dan area kebakaran terus meluas, terutama di kawasan lahan gambut yang sulit dipadamkan karena kondisi cuaca panas serta hembusan angin yang cukup kencang.

Kepala Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat, Muhammad Ilham Sidik, menyampaikan bahwa salah satu titik kebakaran terbaru terdeteksi di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti. Luas area yang terbakar di lokasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare.

Perkiraan luas lahan yang terbakar sekitar 20 hektare dan api masih aktif,” ujar Ilham saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu malam.

Pemadaman Dibantu Helikopter

Untuk mengatasi kebakaran yang terus meluas, tim gabungan dari Manggala Agni Rengat, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Pelalawan, serta Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT Arara Abadi dikerahkan ke lokasi.

Selain melakukan pemadaman melalui jalur darat, upaya pengendalian api juga diperkuat dengan dukungan helikopter water bombing milik Sinarmas. Bantuan dari udara ini dimanfaatkan untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang sulit diakses oleh tim di lapangan.

Petugas saat ini memfokuskan upaya pada penyekatan di bagian kepala api guna memutus jalur penyebaran kebakaran agar tidak meluas ke wilayah lainnya.

Empat Titik Kebakaran Terpantau

Berdasarkan data terbaru, terdapat empat titik kebakaran yang terpantau di wilayah Kabupaten Pelalawan. Tiga di antaranya berada di Kecamatan Teluk Meranti, yakni di Desa Pangkalan Terap, Desa Pulau Muda, dan Desa Gambut Mutiara.

Sementara satu titik lainnya berada di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, yang lokasinya berbatasan langsung dengan Desa Pangkalan Terap.

Cukup besar kebakaran yang terjadi di wilayah ini,” kata Ilham.

Hingga Sabtu malam, tim gabungan masih terus berjaga di lokasi untuk memastikan api tidak semakin meluas. Tantangan utama yang dihadapi petugas adalah kondisi lahan gambut yang kering serta angin kencang yang membuat kobaran api sulit dikendalikan.

Sumber : https://regional.kompas.com/read/2026/03/14/203134378/karhutla-di-pelalawan-meluas-api-digempur-dari-darat-dan-udara

Penulis : YZA

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *