Yayasan Rash Lanjutkan Program “Sejuta Pohon” di Bukittinggi: Soroti Kegagalan Deindustrialisasi dan Krisis Pengelolaan Sampah Kota
BUKITTINGGI, 15 Februari 2026 – Yayasan Rash kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kedaulatan ekologi Sumatera Barat. Setelah sukses melakukan launching program “Sejuta Pohon” bersama Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, pada 22 Januari 2026 lalu, Yayasan Rash kini bergerak ke jantung Kota Bukittinggi.
Bekerja sama dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Bukittinggi, aksi penanaman pohon ini merupakan agenda lanjutan dari visi besar “Rimbo Andalas Project”. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Yayasan Rash, aktivis mahasiswa, serta Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi.

Dalam orasinya, perwakilan Yayasan Rash menekankan bahwa gerakan ini adalah respon terhadap kondisi nasional yang terjebak dalam deindustrialisasi dini. Kegagalan membangun struktur industri yang kuat telah memaksa negara mengeksploitasi alam secara berlebihan tanpa memberikan kesejahteraan nyata bagi rakyat.
”Kita menanam kedaulatan di sini. Indonesia hari ini butuh gerakan aktivis yang sadar bahwa kesejahteraan rakyat mustahil dicapai jika alamnya hancur. Penanaman pohon ini adalah langkah nyata menuju bangsa yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur,” tegas perwakilan Yayasan Rash.
Selain isu nasional, Yayasan Rash juga memberikan sorotan tajam pada kondisi lokal Kota Bukittinggi. Program penanaman ini diharapkan menjadi pemicu kesadaran lingkungan yang lebih luas, terutama terkait krisis pengelolaan sampah yang saat ini menjadi masalah serius bagi warga Bukittinggi. Yayasan Rash mendesak perlunya solusi sistemik dan kolaboratif antara pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat agar wajah “Kota Wisata” ini tidak tercoreng oleh kegagalan tata kelola limbah.
Sebagai lembaga yang didirikan oleh para aktivis, Yayasan Rash tidak hanya fokus pada isu lingkungan. Yayasan ini juga bergerak secara progresif di bidang pendidikan dan sosial, dengan keyakinan bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberikan jaminan sosial adalah pilar utama untuk mencapai tujuan kemerdekaan yang sejati.
Yayasan Rash adalah organisasi gerakan yang didirikan oleh para aktivis untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat melalui tiga pilar utama: Pelestarian Lingkungan (Ekologi), Transformasi Pendidikan, dan Pemberdayaan Sosial.



