Untuk Ketiga Kalinya, Masjid Ar Razzaq Pangkalan Kerinci Menjadi Sasaran Pencurian Kotak Infaq

Pelalawan, Faktacepat.id – Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di Masjid Ar Razzaq, Gang Ramin, Jalan Akasia, Pangkalan Kerinci. Pelaku berhasil masuk ke dalam masjid dengan cara membobol gembok rantai yang terkunci di pintu kaca sebelah kanan masjid.

Kejadian kehilangan isi kotak infaq tersebut pertama kali diketahui oleh marbot yang datang ke masjid sebelum shalat subuh, Sabtu (17/1/2026). Marbot yang biasa dipanggil Andra itu terkejut saat mendapati gembok dan rantai yang terpasang sudah dibuang pelaku ke dalam tong sampah di pinggir jalan samping masjid.

“Sewaktu marbot kami datang ke masjid, ia mendapati pintu sudah tidak terkunci. Gemboknya dibobol paksa dan dibuang ke dalam tong sampah di pinggir jalan samping masjid,” ujar Ketua BKM Masjid Ar Razzaq, Busri, Ahad (18/1/2026).

Menyadari ada sesuatu yang tidak beres dengan kondisi pintu masjid, marbot segera memeriksa keadaan di dalam masjid. Ia menemukan bekas jejak sepatu di atas karpet, dan isi kotak infaq sudah hilang dibawa pencuri.

“Kotak infaq kami ada dua, satu di tiang bagian tengah masjid, dan satu lagi di belakang, di saf jamaah perempuan. Isi kedua kotak infaq itu memang tidak terlalu banyak karena kami rutin mengosongkannya setiap hari. Pada saat pencurian terjadi, isinya hanya puluhan ribu rupiah. Yang tersisa hanyalah uang logam saja,” tambah Ketua BKM tersebut.

Ini merupakan kali ketiga Masjid Ar Razzaq menjadi korban ulah orang-orang tak bertanggung jawab. Dua kejadian sebelumnya pelaku masuk melalui jendela dengan membobol bingkai kaca aluminium. Setelah dua insiden itu, pengurus masjid langsung memperkuat keamanan dengan menambahkan terali besi di setiap jendelanya.

“Pernah dua kali kemalingan lewat jendela. Sekarang sudah kami pasang terali besi, tapi pelaku tetap bisa masuk dengan membobol gembok,” jelasnya.

Ketua BKM Ar Razzaq menegaskan bahwa kejadian ini menjadi evaluasi penting bagi pengurus untuk terus memperbaiki aspek keamanan masjid agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

“Kami akan melakukan pembenahan agar keamanan masjid secara keseluruhan lebih terjamin,” ungkapnya.

Busri juga mengimbau seluruh pengurus masjid di sekitarnya untuk selalu waspada dan meningkatkan keamanan masjid masing-masing supaya tindakan kejahatan seperti ini tidak lagi menimpa.

“Apalagi sebentar lagi bulan puasa, biasanya kasus kejahatan meningkat. Jika mengalami kejadian serupa dan memiliki bukti kuat seperti rekaman CCTV, diharapkan segera melaporkannya ke kantor polisi. Saya yakin dengan alat bukti yang cukup, polisi dapat dengan mudah menangkap pelakunya,” pungkas warga sekitar dan jiran Masjid Ar Razzaq ini.

 

Penulis: ER

Editor: INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *