ROKAN HULU, Faktacepat.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) segera merespons instruksi Bupati Anton setelah ditemukan layanan UGD di Puskesmas Rokan IV Koto II, Banjar Datar, dalam kondisi tutup saat inspeksi mendadak pada Jumat (27/3) sore.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna mengetahui penyebab penutupan layanan tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Rohul, Bambang Triono, menjelaskan bahwa tim yang diturunkan terdiri dari Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, serta bagian kepegawaian. Tim ini bertugas mengumpulkan fakta dan memastikan kondisi sebenarnya di lokasi.
Ia menegaskan, sesuai aturan, layanan UGD di puskesmas—terutama yang memiliki fasilitas rawat inap—harus beroperasi selama 24 jam untuk menjamin pelayanan darurat bagi masyarakat.
Namun, untuk Puskesmas Rokan IV Koto II, layanan yang tersedia hanya rawat jalan. Berdasarkan informasi sementara, UGD ditutup karena tidak ada pasien saat itu. Selain itu, pelayanan disebut menggunakan sistem on call, yang menurut Bambang tidak dibenarkan karena UGD seharusnya tetap siaga.
Terkait hasil sidak serta arahan bupati yang meminta evaluasi terhadap pimpinan puskesmas, Bambang menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku setelah hasil pemeriksaan tim keluar.
Penulis : AWD
Editor : INR







