PELALAWAN, Faktacepat.id – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera Bagian Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kampar. Pertemuan ini membahas proses pengurusan Pertimbangan Teknis (Pertek) untuk pembangunan jaringan transmisi listrik 150 kV jalur Pangkalan Kerinci–Rengat.
Kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk mempercepat perizinan sekaligus mempersiapkan aspek pertanahan demi mendukung kelancaran proyek kelistrikan di wilayah Riau dan sekitarnya.
FGD dihadiri oleh Asisten Manager Perizinan PLN UIP Sumbagteng, David Mangara Pasaribu, serta Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan BPN Kampar, Jepri Trisno Tambunan, bersama tim masing-masing.
Dalam forum itu, kedua pihak membahas secara menyeluruh berbagai hal teknis dan administratif terkait penerbitan Pertek. Dokumen ini menjadi salah satu syarat penting dalam pemanfaatan ruang serta proses pengadaan lahan untuk pembangunan infrastruktur transmisi.
David Mangara Pasaribu menekankan bahwa kerja sama dengan BPN sangat menentukan kelancaran proses perizinan. Menurutnya, kesamaan pemahaman antarinstansi diperlukan agar setiap tahapan berjalan efektif dan sesuai aturan.
Ia juga menegaskan komitmen PLN untuk menjalankan proyek secara tertib administrasi dengan tetap mengacu pada regulasi, khususnya yang berkaitan dengan tata ruang dan pertanahan.
Sementara itu, Jepri Trisno Tambunan menyambut positif langkah PLN yang membangun komunikasi melalui forum diskusi tersebut. Ia menilai koordinasi yang baik dapat mengurangi potensi hambatan di lapangan, terutama terkait legalitas lahan dan perizinan.
Menurutnya, FGD menjadi sarana penting untuk menyelaraskan langkah serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Melalui koordinasi ini, PLN berharap proses pengurusan Pertek dapat berjalan lebih cepat dan terarah. Dengan demikian, proyek pembangunan jaringan transmisi 150 kV Pangkalan Kerinci–Rengat diharapkan segera terealisasi guna memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Riau dan sekitarnya.
Penulis : YZA
Editor : INR







