Pilih Ketua Baru, BPC Perhumas Pekanbaru Gelar Muscab dan Bedah Buku Communication Strategy

PEKANBARU, FAKTACEPAT.ID — Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) Pekanbaru bersiap menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Sabtu (10/10/2026) di Aula Institut Kesehatan dan Teknologi Al-Insyirah, Jalan Datuk Setia Maharaja, Pekanbaru. Agenda penting organisasi kehumasan ini akan didahului dengan sesi bedah buku strategi Public Relations (PR) di era digital.

​Ketua Panitia Pelaksana, Satria Utama, menjelaskan bahwa Muscab merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi untuk menentukan nakhoda baru sekaligus menyusun arah kebijakan program kerja BPC Perhumas Pekanbaru ke depan.

​“Musyawarah cabang bukan hanya menjadi forum pemilihan ketua, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi dan merumuskan program kerja yang relevan dengan kebutuhan profesi humas,” ujar Satria.

​Sebelum memasuki agenda inti musyawarah, rangkaian acara dibuka dengan bedah buku berjudul Cara Gila Menjadi PR: Bertahan dan Menang di Era Scroll 3 Detik karya Penasehat BPC Perhumas Pekanbaru, RHR Dodi Sarjana. Diskusi interaktif ini juga menghadirkan akademisi komunikasi dari Universitas Muhammadiyah Riau, Assoc. Prof. Eka Putra, M.Sc., sebagai narasumber.

​Buku tersebut membedah tantangan praktisi humas dalam merebut perhatian publik di tengah derasnya arus informasi digital. Tingkat konsumsi informasi audiens yang serba cepat menuntut praktisi PR makin kreatif dalam merancang pesan, membangun komunikasi efektif, serta menjaga kredibilitas dan reputasi organisasi.

​Kegiatan ini turut melibat berbagai elemen, mulai dari pengurus, praktisi humas se-Provinsi Riau, hingga mahasiswa ilmu komunikasi dari sejumlah perguruan tinggi di Pekanbaru guna menjembatani dunia akademik dengan praktik komunikasi profesional.

​Ketua BPC Perhumas Pekanbaru, Rozita, SM, MM, berharap Muscab tidak hanya melahirkan kepemimpinan baru, melainkan juga merumuskan program kerja yang responsif terhadap dinamika teknologi dan perubahan perilaku publik.

​“Rangkaian kegiatan Muscab ini diharapkan dapat memperkuat peran Perhumas Pekanbaru sebagai wadah pengembangan kompetensi, pertukaran pengetahuan, dan penguatan profesionalisme praktisi humas di Riau,” pungkas Rozita.

Penulis : YKZ

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *