PANGANDARAN, Faktacepat.id – Kawasan Pantai Pangandaran kembali dipadati wisatawan saat libur panjang Paskah, Sabtu (3/4/2026). Lonjakan pengunjung terjadi setelah sebelumnya kawasan ini juga ramai saat momen libur Lebaran.
Libur panjang dimanfaatkan masyarakat dari berbagai daerah untuk berwisata ke salah satu destinasi unggulan di Jawa Barat tersebut. Sejak Jumat pagi, arus kendaraan menuju lokasi wisata mulai meningkat signifikan.
Antrean panjang terlihat di pintu masuk kawasan, didominasi kendaraan pribadi. Kepadatan terus bertambah hingga Sabtu (4/4/2026), menyebabkan arus lalu lintas menuju area pantai tersendat.
Tak hanya di akses masuk, keramaian juga terjadi di kawasan Pantai Barat. Ribuan pengunjung tampak memadati sepanjang garis pantai, menikmati berbagai aktivitas seperti berenang, bermain pasir, hingga menunggang kuda dan menyeberang ke kawasan Pasir Putih menggunakan perahu.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Pangandaran, Sarlan, menyebutkan lonjakan pengunjung mulai terasa sejak Jumat siang.
“Setelah salat Jumat terjadi peningkatan jumlah wisatawan. Hingga saat ini, lebih dari 56 ribu orang sudah masuk dan diperkirakan masih terus bertambah hingga malam,” ujarnya.
Salah seorang wisatawan asal Garut, Ainel, mengaku memilih Pantai Pangandaran sebagai tujuan liburan bersama keluarga. Menurutnya, kawasan ini cukup aman dan nyaman, terutama untuk anak-anak.
“Tempatnya cocok untuk liburan keluarga, seru dan relatif aman. Namun, kebersihan dan penataan masih perlu ditingkatkan,” katanya.
Untuk mengantisipasi kemacetan, pengelola wisata membuka sedikitnya delapan pintu masuk ke kawasan pantai. Langkah ini dilakukan agar distribusi kendaraan lebih merata dan tidak menumpuk di satu titik.
Diperkirakan jumlah wisatawan dan kendaraan masih akan terus meningkat hingga akhir masa libur Paskah. Tingginya minat pengunjung menunjukkan bahwa Pantai Pangandaran tetap menjadi destinasi favorit, meski baru saja melewati periode libur Lebaran.
Petugas pun mengingatkan para wisatawan agar tetap berhati-hati, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga kebersihan lingkungan selama berada di kawasan wisata.
Penulis : YMS
Editor : INR







