JAKARTA, Faktacepat.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendorong percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk triwulan kedua tahun 2026. Langkah itu dilakukan dengan menyiapkan koordinasi lintas instansi, termasuk bersama Badan Pusat Statistik (BPS), guna memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran.
Gus Ipul mengatakan percepatan penyaluran dapat dilakukan apabila data penerima terbaru telah diterima pemerintah. Setelah itu, proses berikutnya akan dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan serta lembaga penyalur yang telah ditunjuk.
Menurut dia, penyaluran bansos nantinya tetap dilakukan melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Selain itu, PT Pos Indonesia juga disiapkan sebagai mitra distribusi bantuan kepada masyarakat.
Ia mengungkapkan bakal bertemu Kepala BPS pada Senin (13/4/2026) untuk membahas pembaruan data penerima manfaat. Data terbaru tersebut akan menjadi dasar utama dalam penyaluran bansos triwulan kedua.
Pemerintah menilai akurasi data sangat penting agar bantuan yang disalurkan benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Karena itu, sinkronisasi data antarlembaga menjadi salah satu fokus sebelum pencairan dimulai.
Sebelumnya, Gus Ipul juga sempat menyampaikan jadwal penyaluran bansos. Ia memperkirakan distribusi bantuan mulai berjalan pada pekan ketiga April 2026.
Dengan skema yang tidak berubah, masyarakat penerima diharapkan dapat kembali memperoleh bantuan melalui rekening bank Himbara maupun layanan PT Pos Indonesia sesuai mekanisme yang berlaku.
Penulis : YMS
Editor : INR







