KONEKSI Resmi Terbentuk: Satukan Jurnalis Energi untuk Memperkuat Literasi Publik

Pekanbaru, Faktacepat.id (10/2) — Komunitas Jurnalis Energi Nasional (KONEKSI) secara resmi dibentuk sebagai sebuah wadah kolaboratif bagi para jurnalis lintas media yang mengkhususkan diri pada isu-isu energi, minyak dan gas bumi, serta transisi energi berkelanjutan. Forum ini diinisiasi sebagai respons terhadap semakin kompleksnya dinamika isu energi yang menuntut pemberitaan yang profesional, seimbang, dan berbasis data yang valid.

Pembentukan KONEKSI adalah sebuah langkah strategis yang bertujuan memperkokoh kualitas jurnalisme energi sekaligus menciptakan ruang sinergi antara insan pers, pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat luas.

Dalam struktur awal, KONEKSI menetapkan susunan organisasi sebagai berikut:

Koordinator: Hari Jummaulana (Jurnalis Bertuahpos)

Sekretaris: Ikhwan Nur Rahman (Jurnalis FaktaCepat.id)

Bendahara: Ainul Umaiyah (Jurnalis MataAura.com)

Koordinator Keanggotaan: Rahmad Handayani (Jurnalis Suaraaktual.co)

Anggota:

Arif (Jurnalis Teras Kampar)

Rima Ridarni (Jurnalis Gariskhatulistiwa.com)

Maswir (Jurnalis Moralriau.com)

Indra (Jurnalis Nadariau.com)

Aditiya Prahara (Jurnalis Medialokal.co)

Koordinator KONEKSI, Hari Jummaulana, menjelaskan bahwa forum ini lahir dari kesadaran kolektif para jurnalis energi mengenai urgensi terciptanya ruang kolaborasi profesional dalam menghadapi persoalan strategis sektor energi dan migas.

“Isu energi saat ini tidak hanya berkaitan dengan produksi dan distribusi, melainkan juga mencakup aspek ekonomi, lingkungan, kebijakan publik, dan masa depan generasi mendatang. Oleh karena itu, jurnalisme energi harus kokoh dalam hal literasi, akurasi data, dan integritas etika,” ujarnya pada Jumat (6/02/2026).

Ia menegaskan, KONEKSI dibentuk sebagai forum independen yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta prinsip profesionalisme pers. Adapun tujuan utama KONEKSI mencakup peningkatan kualitas pemberitaan energi dan migas yang akurat, berimbang, dan edukatif;

memperkuat literasi publik mengenai isu energi dan transisi energi; membangun jaringan kolaborasi antar jurnalis, pemerintah, industri, dan akademisi; mendorong jurnalisme berbasis data dan analisis kebijakan energi; serta memperkuat fungsi pers sebagai kontrol sosial pada sektor yang strategis.

Ke depan, KONEKSI akan menyelenggarakan berbagai agenda kegiatan, antara lain diskusi publik dan forum kajian energi serta migas, workshop dan pelatihan jurnalisme energi, seminar literasi energi bagi masyarakat, kajian kebijakan energi dan transisi energi, kolaborasi liputan bersama, kunjungan media ke industri energi dan migas, hingga produksi konten jurnalistik tematik yang mendalam.

Hari menekankan bahwa KONEKSI bukan sekadar forum komunikasi, melainkan sebuah gerakan intelektual jurnalisme energi yang berkelanjutan.

“KONEKSI diharapkan menjadi rumah besar bagi jurnalis energi dan migas, tempat tumbuhnya jurnalisme yang cerdas, berintegritas, dan selalu berpihak pada kepentingan publik. Kami ingin membangun jurnalisme yang tidak hanya cepat, namun juga bermutu,” tegasnya.

Ia juga berharap KONEKSI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan industri tanpa mengorbankan independensi pers. “Kolaboratif, kritis, dan solutif adalah prinsip kami. KONEKSI harus menjadi jembatan informasi yang sehat antara sektor energi dan masyarakat,” tutupnya.

Dengan resmi terbentuknya KONEKSI, ekosistem jurnalisme energi dan migas diharapkan semakin solid, profesional, dan mampu menjawab tantangan besar sektor energi di masa depan, mulai dari ketahanan energi hingga transisi menuju energi yang berkelanjutan.

 

Editor: INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *