Faktacepat.id – Surabaya, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian untuk meningkatkan kesiapsiagaan di berbagai titik keramaian menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Lonjakan pemudik diperkirakan terjadi pada H-2 Idul Fitri 1447 Hijriah.
Instruksi tersebut disampaikan Kapolri setelah melakukan peninjauan pelayanan mudik kereta api di Stasiun Gubeng, Minggu. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya patroli rutin di sejumlah lokasi yang berpotensi ramai maupun rawan kejahatan.
Menurutnya, pengamanan perlu difokuskan di area transportasi publik seperti terminal dan stasiun, serta kawasan permukiman yang ditinggalkan warga saat mudik. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolri juga memastikan pelayanan bagi penumpang di Stasiun Gubeng berjalan dengan baik. Ia bahkan sempat berdialog langsung dengan petugas dan para penumpang untuk mengetahui kondisi pelayanan di lapangan.
Dari laporan posko yang diterimanya, jumlah penumpang di stasiun tersebut mengalami peningkatan sekitar 11 persen dibandingkan hari biasa.
Selain itu, Kapolri memastikan kebijakan potongan harga tiket yang diberikan pemerintah telah diterapkan untuk penumpang kereta api kelas ekonomi.
Ia menjelaskan bahwa Stasiun Gubeng kini hampir beroperasi selama 24 jam guna melayani mobilitas masyarakat dari berbagai daerah, baik perjalanan jarak dekat maupun antarkota di Pulau Jawa.
Dalam interaksinya dengan penumpang, Kapolri juga menemukan sejumlah pemudik yang datang dari luar daerah, termasuk dari Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan. Mereka memanfaatkan Stasiun Gubeng sebagai titik transit untuk melanjutkan perjalanan ke beberapa wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta.
Selain memantau aktivitas di stasiun, Kapolri juga mengecek kesiapan posko terpadu yang dilengkapi fasilitas layanan kesehatan serta sistem pembelian tiket secara daring guna mempermudah masyarakat yang akan bepergian.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa hasil survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menunjukkan jumlah pemudik secara nasional tahun ini diperkirakan sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika pada tahun lalu jumlah pemudik mencapai sekitar 145 juta orang, tahun ini diproyeksikan sekitar 143 juta orang. Meski demikian, Kapolri menegaskan seluruh pihak tetap harus menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar pelaksanaan mudik berjalan aman dan lancar.
Penulis : YZA
Editor : INR







