Hendry Munief Dorong Optimalisasi Masjid Jadi Rest Area Pemudik

Pekanbaru, (Faktacepat.id) — Anggota DPR RI daerah pemilihan Riau 1, Hendry Munief, meminta pemerintah daerah untuk memanfaatkan masjid di sepanjang jalur mudik sebagai tempat singgah bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung, Selasa (17/03/2026).

Menurut Hendry, lonjakan jumlah pemudik tahun ini yang diperkirakan mencapai sekitar 155 juta orang harus diantisipasi dengan kesiapan layanan yang memadai. Ia mengingatkan, tanpa pengelolaan yang baik, tingginya mobilitas masyarakat berpotensi menimbulkan berbagai persoalan di lapangan.

Jumlah pemudik sangat besar. Jika tidak diimbangi dengan fasilitas yang cukup, ini bisa menimbulkan kendala selama perjalanan,” ujarnya saat dihubungi, Selasa siang.

Ia menilai salah satu solusi yang efektif adalah mengoptimalkan fungsi masjid sebagai rest area alternatif. Selain sudah tersedia di banyak titik jalur mudik, masjid juga menjadi tempat yang secara alami disinggahi pemudik, terutama untuk beribadah.

Hendry menjelaskan, pemerintah dapat berperan dalam meningkatkan kenyamanan masjid dengan menyediakan fasilitas pendukung seperti kebersihan, area istirahat, hingga konsumsi sederhana bagi pemudik.

Biasanya rest area hanya berupa tenda sehingga kurang diminati. Sementara masjid pasti disinggahi pemudik, minimal untuk salat. Ini bisa dikembangkan menjadi tempat istirahat yang lebih layak,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai penggunaan masjid sebagai tempat singgah juga lebih efisien dari sisi anggaran karena tidak memerlukan pembangunan fasilitas baru. Cukup dengan penambahan sarana sederhana dan pengelolaan yang baik, kebutuhan pemudik dapat terlayani.

Hendry juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pengurus masjid. Ia menilai peran pemerintah diperlukan untuk mendukung fasilitas yang mungkin belum dimiliki oleh pengurus masjid setempat.

Selain itu, ia melihat inisiatif ini dapat memperkuat nilai sosial dan kebersamaan di masyarakat.

Ini juga menjadi ladang amal bagi masyarakat setempat. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial akan semakin terasa, sementara pemerintah berperan sebagai penggerak,” tutupnya.

Penulis : YZA

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *