Pelalawan, Faktacepat.id — Penampakan seekor induk harimau beserta anak-anaknya di sekitar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 016 Teluk Naga, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, menimbulkan kegelisahan mendalam di kalangan masyarakat, khususnya para orang tua murid.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kawanan harimau tersebut terlihat tidak jauh dari lingkungan sekolah, dengan jarak diperkirakan sekitar seratus meter.
Penampakan satwa buas tersebut bahkan sempat diabadikan dalam foto dan rekaman video yang diperoleh oleh awak media. Kejadian ini dilaporkan telah terjadi sejak akhir Desember 2025.
Salah seorang warga setempat, Rina, mengungkapkan bahwa kemunculan induk harimau beserta anak-anaknya menimbulkan keresahan yang signifikan, mengingat keberadaannya sangat dekat dengan lokasi sekolah tempat anak-anak menuntut ilmu.
“Ini adalah foto dan video harimau yang berada tak jauh dari lingkungan sekolah, Pak. Kami sangat berharap ada respons cepat dari pihak terkait, karena kami khawatir keselamatan anak-anak yang belajar di sini terancam,” ujar Rina saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (19/1/2026).
Di sisi lain, Kepala SDN 016 Teluk Naga, Dadang Adi Putra, S.Pd, membenarkan adanya penampakan kawanan harimau di sekitar lingkungan sekolah tersebut. Ia menjelaskan bahwa keberadaan induk dan anak harimau tersebut sudah terdeteksi sejak akhir Desember 2025.
“Benar, penampakan harimau itu ada dan jaraknya paling jauh sekitar seratus meter dari sekolah. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, dan saat ini surat laporan dari pihak desa kepada BKSDA tengah diproses,” ungkap Dadang kepada awak media, Senin (19/1/2026).
Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah meningkatkan kewaspadaan demi menjaga keselamatan para siswa. Bahkan, beberapa aktivitas sekolah sempat dibatasi, termasuk pada saat pembagian laporan hasil belajar.
“Jumlah siswa kami sekitar 200 orang. Untuk pembagian rapor kemarin, kami meminta hanya orang tua yang hadir ke sekolah. Kami sangat khawatir terhadap keselamatan anak-anak,” jelasnya.
Selain itu, pihak sekolah juga terus mengingatkan para guru untuk memperketat pengawasan terhadap siswa selama kegiatan belajar mengajar, serta mengimbau orang tua agar lebih waspada dan mendampingi anak-anak mereka saat pulang sekolah.
Masyarakat sangat berharap agar pihak berwenang, khususnya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, segera mengambil tindakan sigap guna menanggulangi situasi ini sehingga tidak terjadi insiden yang membahayakan keselamatan warga, terutama para siswa di sekolah tersebut.
Penulis: ER
Editor: INR







