Lampung, Faktacepat.id— Menjelang puncak arus balik Lebaran 2026 gelombang pertama, PT ASDP Indonesia Ferry Regional Dua menambah satu lajur buffer zone atau area tunggu khusus sepeda motor di Pelabuhan Bakauheni, Selasa (24/3/2026).
Berdasarkan pantauan Faktacepat Group, sebelumnya hanya tersedia dua jalur untuk kendaraan roda dua. Kini, penambahan satu jalur dilakukan guna mengurangi kepadatan antrean. Dengan adanya tambahan tersebut, antrean kendaraan tidak lagi memanjang hingga keluar area buffer zone meskipun arus kendaraan sudah ramai sejak pagi.
Selain itu, pengoperasian beberapa dermaga secara bersamaan turut mempercepat proses penyeberangan. Pengendara sepeda motor yang telah berada di buffer zone dapat langsung diarahkan ke dermaga yang tersedia, seperti dermaga enam dan tujuh, setelah kapal selesai melakukan bongkar muatan.
Pergerakan kendaraan dari area tunggu menuju dermaga juga terpantau lancar tanpa hambatan berarti. Namun, antrean masih terlihat saat kendaraan mulai masuk ke dalam kapal, karena proses naik dilakukan secara bertahap.
Executive Director Regional Dua PT ASDP Indonesia Ferry, Zulvidon, menyampaikan bahwa hingga 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, tercatat sekitar 13.145 kendaraan telah menyeberang dari Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Dari jumlah tersebut, sekitar 6.000 unit merupakan sepeda motor, sementara 7.145 lainnya adalah kendaraan roda empat. Data tersebut merupakan pembaruan terbaru berdasarkan reservasi yang tercatat pada hari yang sama.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat puncak arus balik, pihak ASDP juga menyiapkan skema khusus berupa satu kapal yang diperuntukkan bagi sepeda motor.
Meski demikian, skema tersebut belum diterapkan karena kondisi arus kendaraan masih relatif lancar. Saat ini, kendaraan roda dua masih digabung dengan kendaraan roda empat dalam satu kapal. Penerapan skema khusus akan dilakukan jika terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan.
Penulis : YZA
Editor : INR







