Dua Prajurit Marinir Tewas Diserang KKB, Bupati Maybrat Gelar Rapat Terbatas

MAYBRAT (Faktacepat.id) – Pemerintah Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, bergerak cepat menyikapi serangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyebabkan dua prajurit Marinir gugur dan satu lainnya mengalami luka.

Bupati Maybrat, Karel Murafer, segera menggelar rapat terbatas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna merumuskan langkah penanganan dan penguatan keamanan pascakejadian. Serangan tersebut diketahui dilakukan oleh kelompok yang juga dikenal sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Rapat berlangsung di Mapolres Maybrat pada Senin (22/3/2026), sehari setelah insiden penyerangan di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, yang terjadi pada Minggu (21/3/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Sekretaris Daerah Maybrat, unsur kepolisian dan TNI, serta pimpinan satuan tugas yang bertugas di wilayah tersebut.

Dalam keterangannya, Karel menegaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya dengan pemerintah provinsi dan unsur keamanan, menyusul insiden penyerangan terhadap personel Marinir yang tengah menjalankan tugas pengamanan wilayah.

Ia menjelaskan, fokus utama pembahasan adalah menyusun strategi terpadu, termasuk peningkatan pengamanan serta penanganan dampak yang dirasakan masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan pokok bagi warga terdampak di Kampung Sori.

Selain itu, Pemkab Maybrat bersama aparat keamanan berencana menggelar pertemuan lanjutan dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat di Distrik Aifat Selatan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Karel menegaskan, keberadaan TNI dan Polri di wilayah tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan serta melindungi masyarakat. Ia juga meminta aparat segera mengejar pelaku dan mengamankan senjata yang sempat dibawa kabur.

Pemerintah memastikan upaya penegakan hukum menjadi prioritas, sembari mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi. Aktivitas warga diharapkan tetap berjalan normal dengan jaminan pengamanan dari aparat gabungan.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah daerah juga akan turun langsung ke masyarakat untuk menyalurkan bantuan serta memastikan kondisi warga tetap aman dan terkendali.

Sumber : https://papua.inews.id/berita/2-marinir-gugur-diserang-kkb-bupati-maybrat-langsung-pimpin-rapat-terbatas/2

 

Penulis : YZA

 

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *