Kampar, faktacepat.id — Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Ketua BKSAP DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Ma’azat, Lc., M.A., memberikan motivasi kepada lebih dari 700 mahasiswa penerima Beasiswa Program SDM Perkebunan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) 2026. Kegiatan ini berlangsung dalam Pelatihan Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin (Bintalfisdis) di Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti, Kampar, Kamis (1/10/2026).
Dalam penyampaian materi, Syahrul Aidi menegaskan keberhasilan seseorang tidak cukup hanya bersandar pada gelar akademik, melainkan harus ditopang oleh tiga kapasitas utama: intelektual, moral, dan sosial.
”Orang tidak bertanya lagi apa jenjang pendidikan, tapi yang ditanyakan apa yang bisa kita lakukan. Tiga kapasitas ini harus dibangun dari sekarang sejak dunia kampus,” ujar Syahrul Aidi.
Ia menerangkan bahwa kapasitas intelektual mencakup penguasaan ilmu dan kemauan belajar yang adaptif, baik di kelas, lapangan, maupun ruang digital. Kapasitas moral berkaitan dengan integritas, adab, serta karakter jujur dalam dunia profesional. Sementara kapasitas sosial dibutuhkan untuk membangun jejaring, berkomunikasi, dan peka terhadap kebutuhan masyarakat.
Syahrul Aidi juga menyoroti posisi strategis industri kelapa sawit Indonesia di tingkat internasional berdasarkan hasil diplomasi parlemen yang kerap dilakukannya. Menurutnya, komoditas turunan sawit asal Indonesia sangat dibutuhkan oleh pasar global, sehingga diperlukan SDM unggul untuk mengelolanya di masa depan.
”Beasiswa bukan hanya tentang kesempatan memperoleh pendidikan. Di dalamnya terdapat amanah untuk menempa diri menjadi generasi yang berilmu, bermental kuat, disiplin, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Datuk Tabano, Eka Suma Hamid, turut mengajak para peserta untuk bersyukur atas kesempatan emas tersebut. Ia mengingatkan bahwa program beasiswa BPDP diperebutkan oleh ribuan pendaftar dari berbagai daerah.
”Bersyukurlah karena yang memperebutkan beasiswa ini ribuan. Maksimalkan dengan baik kesempatan ini dan jadikan pelatihan ini sebagai pondasi pembentukan karakter calon pemimpin masa depan,” tutur Eka Suma Hamid.
Para peserta Bintalfisdis ini berasal dari lima perguruan tinggi mitra penerima Beasiswa SDM Perkebunan BPDP 2026, yakni Politeknik Kampar, Politeknik Caltex Riau (PCR), Universitas Lancang Kuning (Unilak), Universitas Pasir Pengaraian (UPP), dan Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I). Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tangguh, disiplin, dan siap berkontribusi bagi kemajuan sektor perkebunan nasional.
Penulis : YLW
Editor : INR







