Jakarta, Faktacepat.id – PT Patra Drilling Contractor (PDC) menggelar Management Walk Through (MWT) Proyek MicroAlgae secara langsung di fasilitas PT Algatek Karbon Nusantara, yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, pada Senin lalu. Kegiatan ini merupakan manifestasi komitmen kuat perusahaan dalam mengembangkan bisnis yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Kunjungan yang penuh makna tersebut diikuti oleh Komisaris PDC, Edo Mahendra, didampingi oleh Komite Audit PDC, Rachman Gifar, Project Manager PDC, Andipa Damatra, serta Junior HSE Construction Officer, Erwinsyah. Tujuan utama dari aktivitas ini adalah untuk memeriksa secara langsung capaian progres pengembangan Proyek MicroAlgae, yang saat ini telah memasuki tahap persiapan untuk uji coba skala kecil.
Proyek MicroAlgae sendiri adalah inisiatif inovatif PDC yang bertujuan mendukung pengurangan emisi karbon dioksida (CO₂) melalui pendekatan bioteknologi mutakhir. Dengan memanfaatkan kemampuan mikroalga dalam menyerap CO₂ melalui proses fotosintesis, teknologi ini berperan sebagai penyeimbang alami atmosfer bumi, sekaligus menjanjikan solusi ramah lingkungan yang sinergis dengan agenda transisi energi dan target keberlanjutan perusahaan.
Tahapan implementasi skala uji coba direncanakan berjenjang, dimulai dari pengujian daya serap mikroalga di laboratorium, penyesuaian jenis mikroalga berdasarkan komposisi gas buang di Stasiun Pengolahan (SP) Subang, hingga evaluasi perbandingan antara soil enhancer dan pupuk terhadap kualitas tanah. Tahapan selanjutnya mencakup workshop asesmen risiko (risk assessment) dan fabrikasi sistem photobioreactor desain single stage.
Dalam kesempatan kunjungan, Komisaris PDC Edo Mahendra menegaskan pentingnya pelaksanaan MWT sebagai bagian integral dari fungsi pengawasan Dewan Komisaris untuk memastikan kesiapan teknis dan efektivitas proyek sebelum diadopsi secara luas. “MWT ini kami lakukan agar dapat meninjau langsung kesiapan teknis dan efektivitas pengembangan Proyek MicroAlgae,” ujarnya penuh keyakinan.
Edo juga mengingatkan bahwa inisiatif ini merupakan langkah awal strategis PDC dalam mengadopsi solusi berbasis bioteknologi yang dapat mendukung pengurangan emisi karbon secara signifikan di masa mendatang. Sementara itu, Komite Audit PDC, Rachman Gifar, menambahkan bahwa MWT juga berfungsi sebagai mekanisme untuk menjamin setiap proyek dijalankan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. “Kami memastikan setiap tahapan proyek berjalan secara transparan, terukur, dan akuntabel sehingga manfaatnya dapat dirasakan optimal oleh perusahaan maupun lingkungan,” jelas Gifar.
Direktur Utama PT Algatek Karbon Nusantara, Eunike Kartika Salduna, turut menyambut hangat kunjungan PDC dan menyampaikan apresiasi atas kesempatan berkolaborasi dalam penerapan teknologi MicroAlgae ini. Eunike berharap proyek ini menjadi solusi konkret dalam menurunkan emisi karbon dan membawa manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan industri. “Proyek MicroAlgae ini memiliki potensi besar tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga bagi keberlanjutan industri. Diharapkan dapat menjadi solusi strategis untuk mengurangi emisi karbon secara signifikan sekaligus mendorong era teknologi ramah lingkungan,” pungkas Eunike dengan optimisme tinggi.
Dengan dilaksanakannya MWT ini, PDC menegaskan komitmennya dalam mendorong inovasi berkelanjutan yang selaras dengan strategi perusahaan serta menyokong upaya nasional dalam penurunan emisi karbon dan pelestarian lingkungan hidup demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Editor: INR


