Abdul Rahman Terpilih sebagai Winner Duta UMRI 2025

Pekanbaru, Faktacepat.id- Selasa (21/10) — Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kembali mengukuhkan generasi muda terbaiknya melalui ajang bergengsi Pemilihan Duta UMRI 2025. Pada tahun ini, Abdul Rahman berhasil meraih predikat Winner Duta UMRI 2025, mengungguli sejumlah finalis lain dari berbagai program studi.

Abdul Rahman, mahasiswa Program Studi Bisnis Digital, dikenal sebagai sosok yang aktif, komunikatif, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan potensi mahasiswa. Pada malam penobatan, ia tampil memukau dengan kemampuan public speaking, wawasan kebangsaan, pengetahuan ke-UMRI-an, serta gagasan inovatif tentang peran mahasiswa di era digital.

Dalam penyampaiannya, Abdul Rahman menegaskan komitmennya untuk membawa citra UMRI ke tingkat yang lebih tinggi.

“Menjadi Duta UMRI bukan hanya tentang gelar, tetapi tentang tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata. Saya ingin mengangkat potensi mahasiswa UMRI melalui inovasi, edukasi digital, dan gerakan positif di lingkungan kampus maupun masyarakat,” ujarnya.

Sebagai Duta UMRI 2025, Abdul Rahman akan berperan dalam berbagai agenda resmi universitas, termasuk kegiatan promosi kampus, program literasi digital, sosialisasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta menjadi representasi mahasiswa dalam kegiatan regional maupun nasional.

Pihak universitas melalui panitia pemilihan menyampaikan apresiasi atas capaian para finalis.

“Abdul Rahman menunjukkan karakter unggul yang sejalan dengan visi UMRI: unggul, berintegritas, dan berdaya saing. Kami berharap gelar ini menjadi pemicu bagi beliau untuk terus menginspirasi mahasiswa lainnya,” ujar perwakilan panitia.

Penobatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMRI mampu bersaing dan menunjukkan kapasitas sebagai agen perubahan di tengah tantangan global.

Dengan terpilihnya Abdul Rahman sebagai Winner Duta UMRI 2025, diharapkan semangat kolaborasi, kreativitas, dan kepemimpinan mahasiswa semakin berkembang untuk membawa nama UMRI lebih dikenal dan dihargai di kancah yang lebih luas.

 

Editor: INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *