Abaikan Peringatan Trump, Iran Serang Israel hingga Tel Aviv Porak-poranda

TEL AVIV, iNews.id – Iran kembali melancarkan serangan besar ke wilayah Israel pada Selasa (24/3/2026). Serangan ini menjadi yang pertama setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan penundaan aksi militer terhadap fasilitas energi Iran selama lima hari.

Meski demikian, Amerika Serikat bersama Israel tetap lebih dulu melakukan serangan ke sejumlah fasilitas energi milik Iran pada Senin (23/3/2026) malam. Target serangan tersebut berada di Provinsi Isfahan serta Kota Khorramshahr.

Media Israel, Channel 12, menayangkan kepulan asap tebal yang terlihat di langit Tel Aviv akibat serangan tersebut. Selain hantaman rudal, sejumlah titik mengalami kerusakan serius dan kebakaran, yang diduga dipicu oleh serpihan rudal yang berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel.

Juru bicara layanan darurat nasional Israel, Magen David Adom (MDA), Zaki Heller, mengungkapkan bahwa sedikitnya empat lokasi di Tel Aviv mengalami kerusakan akibat serangan itu. Hingga kini, tim penyelamat masih melakukan proses pencarian di area terdampak.

Sebelumnya, kantor berita Fars melaporkan bahwa serangan gabungan AS dan Israel menyasar fasilitas energi di Isfahan dan Khorramshahr. Di Isfahan, rudal menghantam gedung administrasi gas alam serta stasiun pengurangan tekanan, menyebabkan kerusakan pada fasilitas dan beberapa rumah warga di sekitarnya.

Sementara di Khorramshahr, sasaran serangan adalah jaringan pipa gas yang terhubung dengan pembangkit listrik. Pejabat setempat menyebutkan bahwa satu rudal jatuh di luar area utama instalasi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Meski terjadi kerusakan, serangan tersebut dilaporkan tidak mengganggu pasokan listrik bagi masyarakat, khususnya di wilayah Isfahan dan Khorramshahr. Perbaikan pun segera dilakukan oleh pihak terkait untuk memulihkan fasilitas yang terdampak.

Penulis : YZA

Editor : INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *