JAKARTA, FAKTACEPAT.ID — Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Ma’azat, Lc., MA, menekankan agar isu kemerdekaan Palestina dan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza menjadi prioritas utama diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Luar Negeri yang baru, Arrmanatha Christiawan Nasir.
Pernyataan tersebut disampaikan Syahrul Aidi saat memberi ucapan selamat atas dilantiknya Arrmanatha Nasir oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurut legislator asal Riau ini, dukungan terhadap Palestina bukan sekadar dinamika politik luar negeri biasa, melainkan perintah konstitusi yang wajib dijaga.
”Palestina bukan sekadar isu politik luar negeri, melainkan amanat konstitusi dan panggilan kemanusiaan. Rakyat Palestina masih menghadapi penderitaan yang luar biasa. Kami berharap Kementerian Luar Negeri terus memimpin upaya untuk memastikan akses bantuan kemanusiaan yang aman tanpa hambatan,” ujar Syahrul Aidi dalam keterangannya, Jumat.
Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh goyah dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina di kancah internasional hingga kemerdekaan penuh tercapai.
”Selama Palestina belum merdeka, selama itu pula Indonesia berdiri bersama rakyat Palestina. Ini adalah garis politik luar negeri yang sudah ditetapkan para pendiri bangsa,” tegas pimpinan BKSAP DPR RI tersebut.
Selain fokus pada Palestina, Syahrul Aidi menyatakan kesiapan BKSAP DPR RI untuk berkolaborasi dengan Kemenlu melalui forum diplomasi parlemen internasional seperti Inter-Parliamentary Union (IPU) dan Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC).
Penulis : THD
Editor : INR







