PELALAWAN, Faktacepat.id – Kapolres Pelalawan, John Louis Letedara, didampingi Wakapolres Asep Rahmat, memaparkan perkembangan penanganan kasus dalam sebuah audiensi yang digelar di ruang Wakapolres, Selasa (7/4/2026). Dalam pemaparannya, pihak kepolisian menyebut proses penyidikan masih terus berjalan dan sejauh ini telah memeriksa sedikitnya 25 saksi.
Kapolres menegaskan jumlah saksi masih berpotensi bertambah sesuai kebutuhan penyidikan. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa yang sebelumnya digelar HMI pada 16 Maret lalu.
Dalam forum itu, HMI Koordinator Komisariat (Korkom) Pelalawan kembali mendesak Polres Pelalawan agar segera meningkatkan status penanganan dugaan korupsi proyek Z Park dan menetapkan tersangka. Desakan tersebut muncul seiring meningkatnya perhatian publik terhadap kasus yang dinilai belum menunjukkan kepastian hukum.
Polisi juga mengungkapkan telah berkoordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat Provinsi Riau serta menjalin komunikasi dengan Kejaksaan Negeri Pelalawan guna memperkuat konstruksi hukum perkara.
Meski demikian, penjelasan tersebut belum sepenuhnya memuaskan pihak HMI. Ketua HMI Korkom Pelalawan, Meldianto, menilai proses hukum tidak boleh berlarut-larut tanpa kejelasan. Ia menegaskan bahwa publik membutuhkan kepastian, bukan sekadar penjelasan.
Menurutnya, apabila alat bukti telah mencukupi, aparat penegak hukum harus segera menetapkan tersangka. Ia juga mengingatkan bahwa lambannya penanganan kasus dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum.
HMI turut menyoroti kemungkinan keterlibatan sejumlah pihak dalam proyek tersebut. Mereka meminta aparat tidak ragu menelusuri semua pihak yang diduga terlibat, termasuk unsur Badan Amil Zakat Nasional maupun koperasi pengelola.
Lebih lanjut, HMI menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas. Bahkan, mereka menyatakan siap kembali menggelar aksi dengan jumlah massa lebih besar apabila tidak ada perkembangan signifikan dalam waktu dekat.
Kasus dugaan korupsi Z Park kini menjadi perhatian luas di Pelalawan. Di tengah klaim penyidikan yang terus berjalan, tekanan publik terhadap aparat penegak hukum semakin kuat agar segera menunjukkan langkah tegas melalui penetapan tersangka.
Audiensi ini pun menjadi momentum penting bagi Polres Pelalawan untuk membuktikan komitmen dalam penegakan hukum yang transparan, sekaligus menjawab keraguan masyarakat.
Penulis : YZA
Editor : INR







