Kapolres Pelalawan Pimpin Operasi Pemadaman Karhutla di Pangkalan Kerinci

Pelalawan, Faktacepat.id – Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K, secara langsung memimpin upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, pada Kamis, 29 Januari 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kabag Ops Polres Pelalawan, AKP Yulhairi, S.H., M.H., Kasat Samapta Ops Polres Pelalawan, AKP Osben Samosir, S.H., serta personel gabungan Ombak Regu III. Hadir pula Kasubbag Dal Ops Bag Ops Polres Pelalawan, AKP M. Saleh Faisal, dan Kasi Humas Polres Pelalawan, AKP Thomas Bernandes Siahaan, S.Sos.

Dalam operasi ini turut serta KBO Sat Reskrim Polres Pelalawan, IPTU Rio Putra, S.H., Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Pelalawan, IPDA Maryahadi Putra, S.H., serta Kanit I Res Narkoba Polres Pelalawan, IPDA Renti Br. Nainggolan, S.H, yang menunjukkan sinergi aparat untuk menangani bencana tersebut.

“Kami akan terus melakukan upaya maksimal guna memadamkan api karhutla ini dan mencegah penyebarannya ke wilayah lain,” tegas AKBP John Louis Letedara, S.I.K.

Lokasi kebakaran berada di areal semak belukar di Jl. Lintas Timur KM. 73 Tanjung Raya, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci. Titik koordinat kebakaran tercatat pada 0°21’59.514”N dan 101°51’46.182”E. Luas lahan yang dilalap api diperkirakan mencapai ± 3 hingga 4 hektar.

Tim pemadam api menggunakan berbagai metode dalam upaya pemadaman, termasuk penyemprotan air secara intensif dan pemberian pendinginan pada area yang terbakar. Peralatan yang dimanfaatkan meliputi 2 unit mesin Mini Straker, 1 unit mesin Mark Three dari PT. RAPP, serta 5 rol selang, 2 nozzle, 3 unit kendaraan R4, dan 2 unit kendaraan R2.

Upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala seperti karakteristik lahan gambut yang mudah terbakar, angin kencang yang menyulitkan kontrol api, kondisi cuaca hujan, serta medan jalan yang licin dan berlumpur yang menghambat mobilisasi personel dan peralatan.

Kondisi terakhir menunjukkan bahwa api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya, meskipun masih terlihat asap tipis di beberapa titik bekas kebakaran. Saat ini, proses pendinginan terhadap area terdampak sudah selesai dilaksanakan.

Seluruh kegiatan penanggulangan kebakaran hutan tersebut berakhir pada pukul 19.30 WIB dengan situasi yang dikonfirmasi aman dan terkendali.

 

Penulis: ER

Editor: INR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *