LONDON, Faktacepat.id – West Ham United akhirnya keluar dari zona degradasi Premier League untuk pertama kalinya sejak Desember 2025. Kepastian itu didapat usai kemenangan telak 4-0 atas Wolverhampton Wanderers pada pekan ke-32 di London Stadium, Sabtu (11/4/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut mengangkat posisi The Hammers dari tiga terbawah, sekaligus membuat Tottenham Hotspur turun ke zona merah untuk pertama kalinya musim ini.
Pelatih West Ham, Nuno Espirito Santo, menyebut kemenangan ini sebagai langkah penting dalam upaya timnya bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Ia mengakui, beberapa bulan lalu timnya sempat berada dalam situasi sulit dan terancam turun kasta, terutama setelah kekalahan kandang dari Nottingham Forest pada Januari lalu.
Saat itu, West Ham sempat melewati periode buruk tanpa kemenangan dalam 10 pertandingan dan tertinggal cukup jauh dari zona aman. Namun perlahan mereka bangkit dengan meraih lima kemenangan dari 11 laga terakhir, ditambah performa Tottenham yang terus menurun, sehingga peta persaingan di papan bawah berubah drastis.
“Kami sangat bahagia. Semua orang pantas menikmati momen ini, terutama para suporter. Atmosfer di stadion luar biasa dan memberi energi besar bagi tim,” ujar Nuno.
Meski demikian, ia menegaskan perjuangan belum selesai. “Masih banyak yang harus diperbaiki. Ini langkah besar, tapi belum mengubah segalanya,” tambahnya.
Dalam pertandingan tersebut, West Ham membuka keunggulan lewat sundulan Konstantinos Mavropanos menjelang turun minum. Keunggulan kemudian diperlebar oleh Valentín Castellanos yang mencetak dua gol dalam rentang waktu singkat di babak kedua.
Mavropanos kembali mencatatkan namanya di papan skor menjelang laga usai melalui tendangan voli memanfaatkan situasi sepak pojok, sekaligus memastikan kemenangan 4-0 bagi tuan rumah.
Kekalahan ini membuat Wolves tetap terpuruk di dasar klasemen dan berada di ambang degradasi.
Kebangkitan West Ham di bawah asuhan Nuno juga tak lepas dari evaluasi atas hasil buruk sebelumnya, termasuk kekalahan 0-3 dari Wolves di Molineux Stadium pada Januari lalu, yang menjadi salah satu titik terendah mereka musim ini.
“Saya berharap performa terbaik kami masih akan datang. Kekalahan di Wolves sangat menyakitkan bagi semua orang di klub. Tapi hari ini kami berhasil membalikkan keadaan,” tutup Nuno.
Kalau mau, saya bisa buatkan versi lebih singkat (straight news) atau gaya feature yang lebih naratif.
Penulis : YMS
Editor : INR







